“ Bagaimana Bisnis Bertahan di Era Chaos”

Semangat pagi, Salam mantapz !!, udah kaya motivator belum saya ya hehehehe, beberapa waktu lalu di ajak salah satu member TDA jaktim untuk ikut bergabung dalam group whasapp trainer ada banyak ilmu yang saya terima dalam group tersebut, untuk itu saya ucapakan terimakasih kepada Pak Sulis, beliau seorang Coach dan Trainer, teman teman dapat meliriknya di website www.coachsulis.com. Kenapa saya tertarik dunia coaching dan training, karena pengalaman saya berkecimpung dalam dunia wirausaha, sudah beberapa kali saya gagal, ya sempet saya berputus asa yang akhirnya kembali bekerja pada sebuah perusahaan telekomunikasi. Dunia coacing maupun training saya rasa tempat menyenangkan untuk di dalami untuk memperbaiki pikiran dan mental kita menurut saya loh hehehehehe.

Berbisnis itu menyenangkan disamping tentunya menyakitkan bagi yang belum banyak ilmunya. Dalam sebuah bisnis pasti punya banyak hambatan31 atau obtacle, tapi jika kita sudah cinta kepada bisnis kita maka kita akan lakukan apapun walau sakit, ya begitulah cinta derita tiada akhir hehehehehe. Begitupun saya memilih membangun bisnis tulis menulis ada saja hambatannya (di intip ya www.jagoartikel.com ,sorry iklan yee mas bro and sis hehehe). Dalam mengatasi hambatan bisnis ada beberapa buku yang saya baca, salah satunya sebuah buku dengan judul “Chaotics – resep jitu bertahan di abad prahara dari pakar pemasaran dunia” karya Philip Kotler dan john A Caslione.

Dalam buku tersebut ada beberapa langkah yang di ajarkan untuk bertahan dalam abab prahara. Ada yang bilang bisnis belum teruji jika belum memasuki tahun ke lima dan akan berumur lama jika dapat bertahan melalui zaman krisis. Ya saat inilah zaman krisis karena ketidaktstabilan ekonomi di negeri kita akibat gonjang ganjing dolar. Sekarang saat nya kita menguji bisnis kita dengan ilmu yang tersedia, Ada banyak bab yang menurut saya bagus, ada sebuah bab yang secara praktis saya tertarik untuk membagi yaitu “mendesign Sistem Pemasaran untuk meningkatkan daya tahan”, untuk menjadi pengetahuan bersama saya share dalam tulisan ini ya, beberapa hal tersebut adalah :

Tindakan yang harus di hentikan atau di tunda dalam abad krisis
1. Menambah jumlah karyawan
2. Pameran dagang atau aktivitas lainnya yang tidak berhubungan langsung dengan penjualan
3. Memberikan konpensasi tetap

Tindakan penghentian atau penundaan tersebut harus di alih fungsikan yaitu kepada :
1.Penjualan ke pelanggan non inti dan kecil
2. Bangun akses langsung ke lead generation Source seperti email campaign, media social network dll
3. Layanan kepada pelanggan non inti agar pelanggan tersebut menjadi pelanggan inti.
4. Kecepatan service atau layanan
5. Penambahan dukungan garansi
6. Aktivitas pengembangan bisnis non inti, untuk menambah income baru jika income inti sudah jenuh.

Selain hal tersebut harus di percepat tindakan tindakan seperti :
1. Support pengetahuan serta perjanjian dengan semua mitra dalam saluran distribusi kunci
2. Pengembangan saluran baru untuk menambah income
3. Intelegensia team dalam mengarungi kompetisi dengan competitor
4. Promosi untuk menambah kesetiaan pelanggan inti.
5. Aliansi strategis kepada perusahaan yang menjual kepada pasar target yang sama.
6. Penjualan silang yang artinya ada subtitusi produk produk tertentu ke bagian bagian yang margin besar seperti penjualan untuk menengah ke atas.
7. Kontak sesering mungkin pelanggan seperti ajak komunikasi atau rapat.
8. Meningkatkan ketrampilan menjual, ketrampilan negosiasi atau pelatihan produk serta softskill kepada team yang kita punya.

Hal hal diatas menjadi menarik minat saya untuk terus menerus belajar di komunitas bisnis TDA jaktim ini, karena ternyata ada beberapa hal hal diatas yang sudah di dapatkan di komunitas ini. Semoga bisnis kita tetap menghasilkan, terus tumbuh dan berkembang ke arah positif untuk bersama sama menebar rahmat. Amin.

 

Oleh :

(Mas Kukuh)

 

3 Comments

  1. artikel yg mantab. Poin2 penghematan yg sangat tepat

    Reply
  2. Artikel nambah pengetahuan bisnis saya nih. Terima kasih Pak Kukuh. Sukses selalu atas segala usaha da upayanya. Terus menulis ya.

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>