“ Bagaimana Berbisnis dengan Manusia”

“Bagaimana Berbisnis dengan Manusia”

Kenal dengan Pak BJ Habibie, pasti kenal donk ..ya kan, manusia super jenius dari Indonesia ini membuat pesawat untuk Indonesia pertama kali. Hmmm kenal Mas Maryo yang punya bisnis Hipno Terapi gak sobat sekalian? Kenal juga donk pastinya kan…(yang gak kenal ..tolong bilang kenal ya..pliss.. ketua TDA jaktim tuh doi hahahaha)….nah kalau orang yang bernama Richard Feynman, kenal nggak mas bro?, Nggak kenal kan..sama donk kalau begitu, saya juga nggak kenal hehehehehe.

Sosok Richard Feynman, Setelah membaca beberapa referensi literartur akhirnya saya mengetahui bahwa Richard Feyman adalah ilmuwan paling berpengaruh abad 20 karena ahli dalam membuat bom atom dalam project paling Prestisius yaitu “Manhattan Project” atau di kenal dengan project pembuatan Bom atom di Amerika Serikat. Tau kah bahwa selain membuat Bom ada satu kebiasaan aneh untuk seorang Richard Feynman yaitu membobol brankas duit orang. Bener bener aneh ya si jenius ini. Brankas yang tersimpan harta atau uang orang di bobol hanya untuk alasan sekedar mencari sensasi untuk membuktikan bahwa betapa pintarnya dia meretas sebuah sistem mekanik yang terdiri dari banyak kombinasi kunci security untuk penyimpanan harta berharga.

Seorang manusia adalah makhluk yang penuh dengan emosi, jangan di pikir bahwa hanya logika saja yang berkerja dalam diri manusia. Bagi seseorang, penghargaan terhadap dirinya sangatlah penting, kita mengenal hal ini dengan sebutan harga diri. melihat dari diri seorang Richard Feyman sang professor jenius, yang hanya bisa di tandingi oleh sedikit orang di dunia dalam ilmu fisika Atom, masih juga membutuhkan penghargaan orang lain tentang kehebatannya dalam meng “hacking atau meretas” brankas. Tapi That’s the key, Inilah kelemahan manusia yang dapat di maksimalkan untuk tujuan dalam pengembangan bisnis kita dan hal ini bisa menjadi sebuah teknik penaklukan customer atau partner dalam berbisnis.

Dalam buku teknik negosiasi paling oke yang berjudul how to win friend and influence People karya Dale Carnegie yang terjual 15 juta eksemplar copy, di katakan bahwa Rahasia besar dalam berurusan dengan manusia adalah berikan penghargaan yang jujur dan tulus untuk seseorang. Setiap manusia memerlukan eksistensi diri dan ingin dipandang di dalam sebuah kelompok. Telah menjadi kodratnya bahwa manusia sebagai makhluk sosial butuh penghargaan terhadap dirinya.

Dapat terlihat pertama kali munculnya media sosial yaitu Friendster di tahun 2003 ( wow wow wow, kok bukan facebook, kan ketahuan gak kekinian, uzur banget ya hehehehehe), Sangat ramai orang orang penggemar Internet saat itu untuk berbondong bondong membuat akun sosial networknya untuk menandakan eksistensinya, hanya saja posisi friendster kini di gantikan oleh facebook, kalau menilik lebih jauh lagi ingatkah tentang phrase kalimat “asl pls?” yang artinya asal please, bentuk gaul chat di messenger waktu awal awal jaman internet masuk di Indonesia (hehehehe anak gaul nih ogut ). Oke kembali fokus terhadap penghargaan diri, seseorang akan senang jika di kenal oleh orang lain tentang hal yang bagus terhadap dirinya, apalagi saat di puji yang baik oleh seseorang, sangat wajar bahwa seseorang manusia haus dan masih terus menerus suka menerima pujian pujian yang baik terhadap dirinya, contohnya pertama kali yang dilihat saat foto bersama siapa hayo? Pastinya foto dirinya kan, bukan foto orang lain. Begitu pun dalam era digital saat ini apabila di komen baik atau sekedar di “like atau jempol” di facebook pastinya menyenangkan bukan ?.

Akan tetapi sesuai dengan catatan Dale Carnegie tentang penghargaan yang jujur dan tulus. Manusia saat ini adalah orang yang pintar dan sedikit banyak curiga tentang seseorang yang mendekat kepadanya. Maka terasa sekali jika kita memberikan pujian kepada seseorang dengan maksud tertentu kalau kata bekennya sih “menjilat” akan sukar di terima dan malah seseorang yang kita incar untuk bekerjasama dalam rangka memajukan bisnis kita akan pergi menjauh. Maka sangat di anjurkan bahwa kita seyogyanya memberikan pujian kepada seseorang dengan jujur dan tulus dari hati, bukan yang di buat buat untuk sekedar menjilat. Pada dasarnya manusia makhluk yang tidak sempurna , ada kurang dan kelebihannya, maka cobalah di cari kelebihan seseorang tersebut sehingga dapatlah kita memuji seseorang dengan jujur dan tulus dari hati dan pada akhirnya dapat make a friendship and relationship. seorang manusia jika sudah menganggap orang lain sebagai teman, maka bisnis akan datang dengan sendirinya dan kesejahteraan akan datang berikutnya karenanya banyak teman banyak rejeki bukan ? :)  .

.

Oleh :

(Mas kukuh)

4 Comments

  1. memang keren banget mas kukuh ini. Artikelnya sangat inspiratif

    Reply
  2. Sejujurnya artikel anda bagus, oleh karena itu penghargaan saya trhadp anda adalah…, eng ing eeeeng I like your article

    Reply
  3. Asl pls kepanjangannya Age Sex Location Please bukan asal hehehehe #salahfokus

    Reply
    • iya bener, asl = Age Sex Location…17 male jkt hehehehe

      Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>